BNN Sumsel : 3 Kecanduan Dirawat Inap, Mereka Hanya Pemakai Bukan Pengendar dan Bandar

Rabu, 15 September 2021 23:00 WIB

Share
Sebanyak 37 pengunjung Cafe R terjaring razia oleh Satuan Reskrim Narkoba Polrestabes Palembang. (Foto: PoskotaSumsel/Bintang)
Sebanyak 37 pengunjung Cafe R terjaring razia oleh Satuan Reskrim Narkoba Polrestabes Palembang. (Foto: PoskotaSumsel/Bintang)

PALEMBANG, POSKOTASUMSEL.CO.ID - Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi BNN Provinsi Sumsel Bustari mengatakan, 3 orang terpaksa dirawat inap karena diduga ketergantungan narkoba atau kecanduan.

Lantaran 3 orang itu dari 37 pengunjung Cafe R terjaring razia limpahkan oleh Satuan Reskrim Narkoba Polrestabes Palembang.

"Sebanyak 34 orang dirumahkan mereka harus datang untuk pengobatan ke BNN. Nah 3 orang lagi terpaksa harus kami inapkan karena mereka ketergantungan narkoba. Tentunya harus disembuhkan secara intensif disini," katanya saat dihubungi via WhatsApp, Rabu (15/9/2021).

Ditanya dari 37 pengunjung Cafe R terjaring razia karena positif narkoba apakah dicurigai mereka ada yang berstatus pengendar dan bandar.

Dia menjawab, setelah diterima limpahan dari Sat Narkoba Polrestabes Palembang pihaknya telah mendalami 37 pengunjung Cafe R.

"Kami telah dalami mereka hanyalah pengunjung Cafe biasa yang memang pemakai saja. Bukan pengendar dan bandar narkoba," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, para pemuja narkoba terjaring razia merupakan pengunjung Cafe R (positif saat di tes urine) dikirim Sat Reskrim Polrestabes Palembang ke BNN Sumsel untuk dilakukan pembinaan.

Dari pantauan di lokasi saat itu sebanyak 37 orang terdiri dari 25 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Mereka dikirim ke BNN Sumsel dari Mapolrestabes Palembang menggunakan mobil truk patroli Selasa (14/9/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar