Pelaku Bobol ATM Belum Tertangkap! Tri Wahyudi: Masih Lidik dan Pengejaran

Kamis, 16 September 2021 15:53 WIB

Share
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi saat diwawancarai terkait kasus Bobol ATM. (Foto: PoskotaSumsel/Bintang)
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi saat diwawancarai terkait kasus Bobol ATM. (Foto: PoskotaSumsel/Bintang)

PALEMBANG, POSKOTASUMSEL.CO.ID - Kasus besar bobolnya dua ATM Bank Mandiri di Kota Palembang hingga sekarang pelakunya belum tertangkap. Berdasarkan CCTV pelaku dua orang menguras uang tunai Rp 36 Juta.

Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi menjelaskan, pihaknya masih melakukan proses lidik mempelajari CCTV.

"Kasus bobol ATM kemarin masih kita lidik dan dalami terlebih dahulu untuk memastikan para pelakunya," katanya, Kamis (16/9/2021).

Dilanjutkannya meskipun masih lidik pihak telah mendapatkan beberapa titik terang dengan mencoba melakukan pencarian terhadap pelaku. Sementara itu disebutkannya Jatanras Polda Sumsel pun telah melakukan pengejaran.

"Kita juga mencoba melakukan pengejaran. Sementara itu Jatanras Polda Sumsel juga sudah bergerak menangkap pelaku," pungkasnya.

Diberitakan PoskotaSumsel sebelumnya, pelaku menguras dua mesin ATM Bank Mandiri diwaktu bersamaan.

Pertama ATM terletak di SPBU Golf Jalan AKBP Cek Agus, Kecamatan Ilir Timur II, dan di Jalan Tanjung Api Api, Sukarami Palembang. Kedua mesin ATM Bank Mandiri ini dibobol pada hari Minggu 29 Agustus 2021, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Dari rekaman kamera CCTV yang ada disalah satu ATM tersebut, pelaku berjumlah dua orang melakukan pembobolan dengan modus menarik uang dari mesin ATM.

Lalu mengganjal dengan alat bantu dan menarik paksa uang dari mesin tersebut secara berulang kali.

Kejadian ini baru diketahui, Selasa (31/8/2021), ketika pihak vendor PT Kelola Jaya Artha melakukan pengecekan dan mengosongkan kedua mesin ATM tersebut.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar