Ratusan Ormas Serang Tempat Nongkrong para Debt Collector di Sukabumi

Kamis, 16 September 2021 22:13 WIB

Share
Ratusan anggota salah satu ormas serang tempat nongkrong para debt collector di Sukabumi. (Foto: Ist)
Ratusan anggota salah satu ormas serang tempat nongkrong para debt collector di Sukabumi. (Foto: Ist)

SUKABUMI, POSKOTASUMSEL.CO.ID – Sekelompok debt collector, atau biasa disebut sebagai moro bagong (morbag) yang sedang asyik nongkrong, tiba-tiba diserang oleh ratusan anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, pada Kamis (16/9/2021).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 tersebut bermula saat sekelompok anggota salah satu ormas mendatangi tempat nongkrong para Morbag, dan langsung melakukan penyerangan.

“Awalnya hanya enam motor, kemudian terus bertambah sampai ratusan. Mereka langsung menyerang kelompok Morbag," ungkap Dede Cahya Nugraha (27), warga yang menyaksikan kejadian, kepada awak media, Kamis (16/9/2021).

Dede kemudian menjelaskan, kelompok morbag yang berjumlah 6 orang dengan langsung diserang menggunakan balok kayu. Akibatnya, salah seorang debt collector mengalami luka di kepala.

"Ada yang terkena hantaman balok kayu di bagian wajah sehingga terluka. Sempat ada perlawanan dari kelompok morbag yang tidak terima tiba-tiba diserang, ada anggota ormas juga yang luka," ungkap Dede.

Karena jumlah kelompok ormas yang semakin banyak berdatangan, kelompok Morbag pun akhirnya pergi meninggalkan lokasi kejadian untuk menyelamatkan diri.

"Mungkin kalah jumlah, kelompok morbag memilih meninggalkan lokasi kejadian," ujar Dede.

Tiga unit sepeda motor milik para debt collector yang ditinggalkan kemudian diambil oleh kelompok ormas tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian. Saat ini sejumlah petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar