Marak! Pemalakan Sopir Ekspedisi, Sat Reskrim Sapu Bersih Dua Lokasi Sekaligus

Sabtu, 18 September 2021 14:22 WIB

Share
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi saat menunjukkan hasil tangkapan para pemalak diruang kerjanya, Sabtu (18/9/2021). (Foto: PoskotaSumsel/Bintang)
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi saat menunjukkan hasil tangkapan para pemalak diruang kerjanya, Sabtu (18/9/2021). (Foto: PoskotaSumsel/Bintang)

PALEMBANG, POSKOTASUMSEL.CO.ID - Pemalakan sopir ekspedisi mobil jenis pickup dilaporkan netizen tengah marak terjadi di Palembang, hingga viral diberbagai akun media sosial (medsos).

Salah satu Instagram (IG) mendapat laporan netizen dan mempostingnya terlihat diakun @kriminalplg***.

Dari viralnya kejadian itu, Satuan Reskrim Polrestabes Palembang langsung menyapu bersih di dua lokasi sekaligus yang terjadi pemalakan tersebut.

"Kemarin dua lokasi kita bersihkan di kawasan Tangga Buntung dan kawasan Kertapati. Korban dari pemalak itu yakni mobil-mobil pickup," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi saat menunjukkan hasil tangkapan para pemalak diruang kerjanya, Sabtu (18/9/2021).

Dijelaskannya para pelaku berhasil ditangkapnya di Tangga Buntung berinisial NP. Lalu di Kertapati ada tiga pelaku berinisial TJ, BA dan ST mereka diamankan kemarin sore, oleh Unit Ranmor Polrestabes Palembang.

"Pelaku TJ di Tangga Buntung inilah yang viral. Sedangkan di kawasan Kertapati kita melakukan penyisiran ternyata ada juga aksi serupa langsung kita amankan ketiga pelaku tersebut," lanjutnya kembali.

Diakuinya motif pelaku mengancam sopir truk yang tengah lewat. Mereka mencari sopir ekspedisi jenis pickup yang datang dari luar Kota Palembang.

"Satu mobil mereka meminta uang Rp 10 ribu. Karena bergerombol sopir jadi takut dan memberikan uang," bebernya.

Atas perbuatan itu para pelaku diancam pasal 368 KUHP tindak pidana pemerasan dan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Saat dimintai keterangan salah satu pelaku TJ mengatakan, dia meminta uang dari sopir untuk dibelikan minuman keras.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar