Pengamen "Nyambi" Jadi Jambret, Nasib Sial Malah Ditangkap Polisi

Sabtu, 9 Oktober 2021 21:42 WIB

Share
Pengamen
Melki (29) seorang pengamen yang juga nyambi seorang jambret, saat ditangkap oleh aparat kepolisian Jatanras Polda Sumsel. (Foto: PoskotaSumsel/Bintang)

PALEMBANG, POSKOTASUMSEL.CO.ID - Aparat kepolisian Jatanras Polda Sumsel menangkap pengamen yang telah tujuh kali melakukan aksi penjambretan di Kota Palembang.

Tersangka Melki (29) terakhir melakukan aksi jambretnya di Jalan Cipto, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, Senin (1/2/2021) bersama dua rekannya yakni Dedek dan Dayat yang terlebih dahulu ditangkap tim Polrestabes Palembang.

"Dia sembari mengamen mencari korban untuk di jambret," kata Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumel, Kompol CS Panjaitan saat menggelar jumpa pers penangkapan, Sabtu (9/10/2021).

Saat akan ditangkap tersangka sedang mengamen di rumah makan kawasan Tangga Buntung hari ini.

"Tanpa fikir panjang kita langsung melakukan penangkapan, namun saat akan ditangkap tersangka mencoba melawan sehingga kita berikan tindakan tegas dan terukur," jelasnya.

Atas ulahnya tersangka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara diatas lima tahun.

Sementara itu Melki mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena pekerjaannya sebagai pengamen tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidunya bersama istri.

Melki mengungkapkan, sebelum melakukan aksinya ia dan dua rekannya terlebih dahulu berkeliling untuk mencari korbannya.

"Saat kami lihat korban sedang memainkan ponselnya, saya bertugas menarik ponsel korban dan setelah itu kami melarikan diri, kemudian ponsel korban kami jual ada yang 300 ribu hingga 500 ribu, uangnya kami bagi rata. Kalau saya uangnya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari," pungkasnya.

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar