Oknum Petugas Dishub Rawa Buaya Cari Mangsa Lewat Tilang
Minggu, 7 November 2021 18:53 WIB
Share

JAKARTA, POSKOTASUMSEL.CO.ID – Lokasi Pool Kendaraan Dinas Perhubungan Darat Rawa Buaya Jakarta Barat yang menjadi tempat penampungan kendaraan yang melanggar peraturan atau tidak memiliki surat lengkap layaknya telah menjadi tempat menangkap mangsa dan mencari keuntungan oknum petugas.

Bagaimana tidak, rata-rata kendaraaan yang terjaring adalah kendaraan niaga.  Artinya, apabila kendaraan yang dipergunakan untuk bisnis ini ditahan, akan kehilangan kesempatan meraih keuntungan.  “Situasi ini dipahami benar oleh petugas di sana untuk melakukan negosiasi.  Patokannya sangat diskriminasi, bukan berapa besar pelanggaran yang dilakukan, akan tetapi berapa uang “damai” yang bisa disiapkan,” ujar Andri salah seorang pengusaha transportasi di Jabodetabek.

Dengan mata kepala sendiri, Andri mengatakan, ada yang surat KIR nya mati tapi bisa dilepaskan.  Sementara ada kendaraan yang membawa duplikat surat KIR (karena yang asli disimpan di kantor) malahan ditahan dan dipersulit kendati sudah dibuktikan dengan surat asli,” katanya Jumat (5/11/2021).

 

 

 

Dijelaskannya, kejadian berawal pada hari Senin (01/11/2021) saat sopir bernama Rudi membawa kendaraan dump truck dalam keadaan kosong muatan terjaring razia Dinas Perhubungan (Dishub) di Jalan Daan Mogot yang dipimpin DD sekitar pukul 10.30 WIB.  “Sopir saya membawa surat-surat lengkap dan masih aktif  seperti SIM, STNK dan KIR (Surat Tanda Uji Kendaraan/STUK).  Hanya saja untuk STUK tersebut adalah copy scan warna yang dilaminating tetapi masih aktif.  Alasan  membawa STUK copyan warna karena perusahaan beralasan, pernah ada sopir yang menghilangkan STUK di mobil saat aplusan.

Dengan alasan STUK bukan asli, petugas Dishub tersebut membawa mobil B 9483 CU tersebut ke Pool Rawa Buaya  dengan alasan meminta menunjukkan surat-surat yang asli. Ternyata setelah dibawakan surat asli oleh pengurus mobil perusahaan,mobil dump truk malahan ditahan dan supir harus menginap. 

Diskriminasi

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan di lokasi Selasa (02/11/2021), banyak mobil yang terjaring razia.  Ada kendaraan  tangki B 9052 FFA.  “STUK kendaraan saya sudah mati 3 tahun tetapi sore harinya bisa keluar setelah ditebus dengan biaya Rp 3.5 juta,” jelas sopir tersebut. 

Halaman
1 2
Reporter: Thania
Editor: A Edison Nainggolan
Sumber: -