Jembatan di Lubuk Atung Dibiarkan Nungging Sudah Dua Tahun Lebih

Minggu, 12 Juni 2022 23:17 WIB

Share
Jembatan di Lubuk Atung Dibiarkan Nungging Sudah Dua Tahun Lebih

LAHAT, NAGARA.ID – Jembatan yang berada di Desa Lubuk Atung, Kecamatan Pseksu Kabupaten Lahat Sumatera Selatan dibiarkan nungging sejak lebih dari dua tahun lalu.  Jembatan sepanjang lima puluh meter ini anjlog akibat pangkal jemnbatan tergerus arus banjir sehingga tidak berfungsi dan mengganggu roda perekonomian di desa sekitar.

Menurut salah seorang penduduk setempat kejadian ini sudah terjadi sejak tahun 2020 manakala banjir Sungai Kikim menerjang pangkal jembatan.  Pihak terkait sudah mengunjungi lokasi ini termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lahat namun tidak ada perbaikan sampai dengan berita ini diturunkan.

“Kami sangat mengharapkan adanya perbaikan dari pemerintah, baik kabupaten maupun dari provinsi,” kata Junaidi kepada media Nagara dan Poskota Sumsel Minggu (11/6/2022).

 

 

 

Dia menjelaskan beberapa desa yang terdampak adalah kawasan transmigrasi Muara Cawang, Selubuk Tube, Lubuk Atung, dan Desa Lubuk Agung.  Keadaan ini mengakibat lalu lintas dari dan ke desa-desa tersebut terkendala.

Untuk mengatasi kondisi ini masyarakat terpaksa harus menyeberang lewat dasar Sungai Kikim di bawahnya.  “Tapi kalau air sedang banjir, tidak ada yan bisa menyeberang dan menunggu air surut,” lanjut Junaidi.

Mobil yang bisa nenyeberang pun terbatas pada kendaraan khusus yang tinggi dan double gardan sedangkan kendaraan kecil tetap tidak bisa menyeberang.

Menurut informasi, jembatan ini dibangun tahun 2007 oleh pemborong dari Palembang.  Kalau meilihat kondisi jembatan, sebenarnya perbaikan tidaklah terlalu sulit karena bentangan jembatan masih terlihat utuh.  Hanya saja pondasi di pangkal jembatan ambrol menghakibatkan bentangan jembatan amblas dan posisi menunggit cukup curam sehingga tidak bisa dilalui lagi.

Halaman
1 2
Reporter: Thania
Editor: A Edison Nainggolan
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar